Sabtu, 15 Februari 2014

MIKROSKOP

Mikroskop adalah alat optik yang digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat kecil, sehingga tampak menjadi lebih besar dan tampak jelas. Mikroskop tersusun dari dua lensa cembung. Lensa cembung yang dekat dengan benda disebut lensa obyektif, sedangkan lensa cembung yang dekat dengan mata kita disebut lensa okuler. Pada mikroskop, jarak fokus lensa okuler lebih besar dari pada jarak fokus lensa obyektif.
Benda biasanya diletakkan di depan lensa obyektif sejauh sob sehingga membentuk bayangan sejauh s’ob yang sifatnya nyata, terbalik dan diperbesar. Bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif ini oleh lensa okuler dianggap sebagai benda. Lensa okuler dalam hal ini hanya berfungsi sebagai lup, yaitu memperbesar bayangan. Bayangan akhir yang diperoleh bersifat maya, terbalik dan diperbesar terhadap bentuk benda semula.
Pengamatan mikroskop dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengamatan dengan mata berakomodasi maksimum dan mata tak berakomodasi. Pada saat mata berakomodasi maksimum, artinya bayangan dari lensa obyektif harus terletak di titik dekat mata. Dengan begitu, perbesaran dapat teramati secara maksimum. Sedangkan mata tak berakomodasi, artinya bayangan dari lensa obyektif ditempatkan di titik fokus lensa okuler. Hal ini dilakukan supaya mata tidak cepat lelah.
Perbesaran mikroskop untuk mata berakomodasi maksimum yaitu
Perbesaran mikroskop untuk mata tak berakomodasi yaitu 

Apabila dalam soal tidak diketahui berapa besar titik dekat mata sn, maka besar titik dekat mata normal sn = 25 cm.

Panjang mikroskop atau jarak antara lensa obyektif dan lensa okuler untuk mata berakomodasi maksimum

Panjang mikroskop atau jarak antara lensa obyektif dan lensa okuler untuk mata tak berakomodasi

Tidak ada komentar: